Inilah Bintang Terbesar di Galaksi Kita !
Bintang kecil, di langit yang biru.
Amat banyak, menghias angkasa.
– Cuplikan lagu “Bintang Kecil” (Daljono)
Amat banyak, menghias angkasa.
– Cuplikan lagu “Bintang Kecil” (Daljono)
Siapa sih yang tidak
kenal petikan lagu anak-anak yang berjudul “Bintang Kecil” tersebut? Ya, semua
bintang di langit malam memang tampak kecil kalau dilihat dari Bumi. Bahkan
dengan teleskop yang paling canggih pun bintang akan tetap tampak sebagai
titik-titik cahaya. Kecuali bintang yang paling dekat dari kita, yaitu Matahari. Kita bisa melihat
bahwa Matahari tampak lebih besar dari bintang-bintang lainnya di malam hari
sehingga langit kita jadi terang kalau Matahari sudah terbit. Itu karena
Matahari terletak cukup dekat dari kita, “hanya” 150 juta kilometer saja. Tapi
sebenarnya seberapa besar Matahari kita itu?
Bintang terbesar yang pernah
ditemukan bernama UY
Scuti, yang ditemukan pada bulan Juni 2013. Ukurannya 1.700 kali lebih
besar dari Matahari! Kalau bintang ini diletakkan di Tata Surya kita menggantikan
Matahari, maka bintang ini akan membentang hingga melewati orbit Jupiter.
Sungguh sangat besar ya!
Tahukah kalian, sebenarnya
predikat bintang paling besar dapat berganti-ganti. Kenapa? Karena sepanjang
hidupnya, bintang dapat berubah menjadi lebih besar (mengembang) atau lebih
kecil (mengerut). Jadi bisa saja bintang UY Scuti suatu saat nanti akan
mengecil atau akan ada bintang yang mengembang lebih besar dari bintang UY
Scuti tersebut. Karena perubahan ukurannya itu mengakibatkan kecerlangannya juga
berubah, bintang yang mengembang dan mengerut seperti ini disebut pula sebagai bintang
variabel, yaitu bintang yang kecerlangannya berubah-ubah.
Di Galaksi Bimasakti kita ini
terdapat banyak bintang variabel. Maka jangan heran kalau status bintang
terbesar itu bisa berubah-ubah seiring dengan waktu. Matahari juga suatu saat
akan membesar hingga menelan orbit Merkurius dan Venus.
Jadi walaupun bintang terbesar
itu bisa berganti-ganti, ada satu hal yang pasti: bintang terbesar di langit
Bumi tetaplah Matahari kita.
Sumber : Duniaastronomi.com
.png)